Pesan Terakhir …
Entahlah … aku juga nggak tau kenapa semalam sepertinya ada yang mendorongku untuk menyampaikan ini kepada Anda semua. Tapi tak mengapalah … aku turuti saja maunya … dan mungkin memang inilah saat yang tepat sebelum sisa durasi umur ku mendekati expired
25 tahun sudah aku tinggal di bumi Allah ini … selama itu pula berbagai peristiwa berkolaborasi menjadi satu hingga menjadi sebuah album kompilasi yang melengkapi riwayat perjalanan hidup ku … plus bergelimang dosa dan
Aku mengaku Islam tapi masih sangat banyak perintah Nya yang tidak atau pun belum aku jalankan … dan mengaku Nabi Muhammad itu adalah panutan bagiku tapi aku masih enggan mengikuti sunah-sunah nya. Terserah … mungkin aku bisa dibilang hamba yang munafik
Sewaktu masih menganggur dulu … aku masih bisa melangkahkan kaki ku ke mesjid untuk melaksanakan shalat 5 waktu berjama’ah meski kadang bolong-bolong … rasanya sehari tidak bersilaturahmi kesana, perasaanku jadi gak enak. Saat itu berbagai do’a ku panjatkan kepada Nya … memohon petunjuk dan pertolongan dalam menghadapi masalah hidup
Tapi setelah Dia memberi ku pekerjaan … aku jadi lupa segala-gala nya. Lupa asal datang nya rezeki itu. Pikiran ku hanya tertuju pada pekerjaan dan masalah duniawi lainnya. Aku udah jarang ikut shalat berjama’ah, aku tak segera beranjak dari tempat duduk ku saat azan berkumandang … kesibukan telah menutup telingaku untuk memenuhi panggilan Nya.
Sepertinya aku telah men"dewa"kan pekerjaan dari pada Tuhan ku sendiri
Do’a ku kini makin pendek saja dari sebelumnya. Kalimat indah takbir, tahmid, tasbih dan dzikir kini pun sudah jarang membasahi lidah ku. Saat shalat pun masih terbayang akan pekerjaan yang belum selesai dan sebagainya. Apakah aku makhluk yang tak bersyukur, makhluk yang munafik … tapi
Terlintas dibenak ku jika Allah mau mengambil semua nya … hanya hitungan detik atau lebih cepat dari itu Dia dapat mengambilnya kembali. Lantas kalau itu terjadi gimana? Aku kembali gigit jari dan mulai memperpanjang
Ya Allah jauhkan hamba Mu ini dari sifat – sifat munafik …
Aku khawatir sisa umur ku yang gak tau pasti kapan batas akhirnya ini belum cukup untuk menutupi dosa-dosa ku selama ini. Aku juga khawatir kegelisahan dan ketakutan ku selama ini membuat ku tak kuat menahan terpaan badai duniawi.
Kematian adalah tamu yang bisa datang pada siapa saja, dimana saja dan kapan saja
Anyone … anywhere and anytime ... begitulah kata-kata yang sering diucapkan Joe Rogan disetiap awal acara Fear Factor
Apakah kita siap menyambut nya? Adakah disela-sela pekerjaan atau pun kegiatan, kita juga turut menyertakan Nya? Gimana kalau ia datang saat kita tengah bekerja, sedang pergi atau pun pulang dari
Sebuah renungan yang mungkin perlu kita tanamkan setiap saat. Renungan untuk selalu mengingat akan kematian
Kepada keluarga, saudara, sahabat dan
Ijinkan aku untuk memohon ma’af atas segala sikap, tingkah laku atau apapun itu .. yang telah membuat kalian terluka. Mungkin tak banyak yang bisa aku perbuat untuk kalian … mungkin juga selama ini aku hanya bisa merepotkan kalian dengan keluh kesah ku. Ma’af
Penghargaan dan rasa terimakasih .. kupersembahkan kepada kalian semua
Semoga saja pesan terakhir ku ini dapat mewakili ku disaat mulut ku ini tak mampu lagi mengucapkannya




